KARYA CELEBES

Mengungkap Fakta Tanpa Fitnah

Sulap Limbah Jadi Energi, Dua Dosen JTE FT UNM Sabet Juara Nasional di Ajang PJCI 2026

Berita Terkait

JAKARTA, Sabtu 05/09/2026//KARYAcelebes.com — Dua akademisi dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT UNM) sukses mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Melalui tim bernama Ryvalez Engineeringz, Mudarris, S.Pd., M.Eng. dan Azizah Fauziah Misbahuddin, S.T., M.T. dinobatkan sebagai Juara 2 ajang PJCI’s Innovator of Energy (PIE) 4th Generation 2026.

Ajang yang diprakarsai oleh Perkumpulan Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI) tersebut menobatkan keduanya sebagai pemenang berkat terobosan teknologi bertajuk “HYDRA BESS: From Waste to Watts”.
Integrasi Hidrogen dan Baterai untuk Masa Depan Listrik Nasional
Karya ini memadukan teknologi hidrogen dan baterai ke dalam satu kesatuan sistem penyimpanan energi (Hybrid Hydrogen-Battery Energy Storage System).

Gagasan tersebut dirancang untuk mengoptimalkan potensi energi berkelanjutan sekaligus menjawab tantangan efisiensi sistem tenaga listrik modern menuju era smart grid.

Keberhasilan menembus tiga besar kompetisi bergengsi ini memberikan hak istimewa bagi tim FT UNM untuk memamerkan inovasinya di panggung bergengsi EPI–PJCI GridNEXT Symposium 2026, yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada 2–5 September 2026.

Peluang Emas Kolaborasi Industri di JIEXPO Kemayoran
Partisipasi dalam simposium internasional bertema “Engineering the Next Generation Power System” tersebut memberi ruang gerak yang luas bagi kedua dosen untuk memperkenalkan teknologi mereka secara langsung kepada pelaku industri global.

Fasilitas yang didapatkan delegasi UNM meliputi:
1. Sesi Pameran Internasional: Membuka stan khusus (booth space) selama pameran berlangsung.
2. Innovation Showcase: Presentasi teknis produk di hadapan para investor, peneliti, dan pembuat kebijakan energi.
3. Jejaring Bisnis: Peluang kemitraan strategis melalui agenda Networking Dinner bersama pakar ketenagalistrikan lintas negara.

Capaian Tim Ryvalez Engineeringz menjadi bukti konkret bahwa riset dari perguruan tinggi di kawasan timur Indonesia mampu bersaing ketat dan memberi solusi mutakhir bagi transisi energi hijau.

Ke depan, gagasan HYDRA BESS ini ditargetkan segera masuk ke tahap pengembangan purwarupa (prototype), pengujian laboratorium lebih mendalam, hingga skema hilirisasi bersama sektor industri agar teknologinya siap diadopsi secara komersial dan berdampak langsung bagi keandalan energi nasional.

Bagikan:

Mengungkap Fakta Tanpa Fitnah