KARYA CELEBES

Mengungkap Fakta Tanpa Fitnah

Rupiah Terus Melemah, Dollar AS Tembus Rp.17.305

Berita Terkait

JAKARTA, Kamis 23/04/2026// KARYAcelebes.com Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Mata uang Garuda tercatat melemah hingga menyentuh level terendah sepanjang masa secara intraday, menembus batas psikologis baru di kisaran Rp17.300 per dolar AS.

Berdasarkan data Refinitiv, hingga pukul 09.32 WIB rupiah berada di posisi Rp17.305 per dolar AS atau melemah 0,79%. Pelemahan ini terjadi dalam waktu singkat sejak pembukaan perdagangan, di mana rupiah sebelumnya dibuka turun 0,23% ke level Rp17.210 per dolar AS. Pergerakan tersebut menunjukkan tekanan jual terhadap rupiah terus meningkat sejak awal sesi.

Di saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia tercatat berada di level 98,627 atau menguat tipis sebesar 0,04%. Penguatan dolar AS ini turut memberikan tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. Dari sisi global, meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mendorong pelaku pasar memburu dolar AS sebagai aset safe haven. Selain itu, eskalasi konflik di kawasan Selat Hormuz turut memperburuk sentimen pasar.

Kondisi tersebut memperkuat dominasi dolar AS di pasar global dan meningkatkan tekanan terhadap mata uang emerging markets. Sementara dari sisi domestik, sentimen kehati-hatian investor juga masih membayangi pergerakan rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global yang belum mereda.

Dengan situasi ini, pelaku pasar diperkirakan akan terus mencermati perkembangan geopolitik serta arah kebijakan ekonomi global yang dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah ke depan.

# TriasPolitica.net

#Redaksi Karya Celebes.com

Bagikan:

Mengungkap Fakta Tanpa Fitnah