KARYA CELEBES

Mengungkap Fakta Tanpa Fitnah

Heboh … !! Warga Bintang 5 Antang Tutup Jalan Akses TPA, Protes Sampah Bau Busuk dan Limbah Picu Kemacetan 2 Km

Berita Terkait

KARYAcelebes.com// Makassar, 28/03/2026 – Aksi penutupan jalan oleh warga terjadi di Jalan Bintang Lima, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu (28/3).
Aksi ini dipicu oleh kekesalan warga terhadap kondisi lingkungan yang semakin memburuk akibat tumpukan sampah dan limbah di sekitar permukiman mereka.

Akibat dari penutupan jalan utama menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang tersebut langsung berdampak pada aktivitas lalu lintas dan memancing perhatian publik.

Sejak pagi ,pukul 08.00 WITA, warga mulai melakukan aksi dengan menutup akses jalan menggunakan material batu dan balok. Akibatnya, kendaraan—terutama truk pengangkut sampah—tidak dapat melintas dan menyebabkan kemacetan panjang hingga kurang lebih 2 kilometer.

Dalam pantauan di lapangan, terlihat sampah berserakan di depan dan belakang rumah warga , serta genangan limbah yang menimbulkan bau busuk dan menyengat .

Warga menyebut kondisi tersebut , mulai semakin parah yakni sejak jalur akses TPA dipindahkan ke kawasan Bintang Lima.

Selain itu , yang menambah masalah yakni keberadaan truk sampah yang mengantre setiap hari juga memperburuk situasi.

Pantauan dilapangan hingga pukul 20.20 WITA, warga masih terlihat memadati lokasi aksi dan menyatakan akan terus bertahan hingga Senin mendatang. Kata mereka , “Iye, kami akan tutup jalan hingga hari Senin. Karena kami warga disini kesal, kita lihat sendiri kondisinya,” ucap salah satu warga dengan nada kesal .

Keluhan dari warga bahwa dampak dari bau busuk sampah yang menyengat tersebut lambat laun dampaknya warga bisa sakit – sakitan akibat dari virus dari sampah yang bau busuk tersebut .

Seorang ibu , mengungkapkan bahwa sejak aktivitas TPA meningkat di jalur tersebut, banyak warga mengalami gangguan pernapasan , batuk – batuk , muntah dan pusing – pusing .

Selain itu , ia menyebutkan ada juga warga yang meninggal karena Demam Berdarah ( DBD ). ,” Kata dia ,dengan intonasi tinggi , Ini sangat meresahkan.

Sehubungan dengan lingkungan yang tidak sehat akibat sampah yang bau busuk tersebut . Warga mendesak Pemerintah Kota Makassar, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), untuk segera bertanggung jawab dan mengambil tindakan konkret karena kami tidak butuh omon – omon yang kami butuh kerja – kerja maka warga meminta kepada kepala dinas dan pihak terkait segera turun langsung melihat kondisi di lapangan dan bila perlu bermalam beberapa hari dilokasi tersebut , sehingga bisa merasakan bau busuk yang menyengat yang selama ini dialami oleh warga disekitar dan mereka juga mengharapkan kepada walikota Makassar jika berkenan bisa bermalam beberapa hari dilokasi sehingga bisa merasakan bau busuk .

Sementara itu, pihak DLH mengaku telah menerima laporan dan tengah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mencari solusi, termasuk rencana pertemuan dengan warga pada Senin (30/3).
Hingga berita ini diturunkan, pihak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar serta pihak terkait lainnya guna memperoleh keterangan resmi.

Namun, belum ada respons yang diberikan. Media tetap membuka ruang hak jawab sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers yang berlaku.
Aksi ini menjadi sorotan karena tidak hanya berdampak pada kemacetan, tetapi juga mengangkat persoalan serius terkait pengelolaan sampah dan kesehatan lingkungan. Warga berharap ada langkah nyata dari pemerintah agar kondisi ini tidak terus berlarut dan mengancam keselamatan serta kualitas hidup masyarakat di sekitar kawasan TPA Antang.

Bagikan:

Mengungkap Fakta Tanpa Fitnah