KARYA CELEBES

Mengungkap Fakta Tanpa Fitnah

Arungi Lautan 14 Jam dari Bonerate, Siswa SMAN 6 Selayar Terjang Cuaca Buruk Demi Aktivasi Rekening PIP

Berita Terkait

Makassar, Kamis 25/12/2025// KARYAcelebes.com –Pasimarannu  Jarak dan tantangan alam tidak menyurutkan semangat ratusan siswa SMAN 6 Kepulauan Selayar untuk menjemput hak pendidikan mereka. Sekitar 100 siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) bertolak dari Pelabuhan Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, menuju daratan Kabupaten Kepulauan Selayar pada Rabu (24/12).

Perjalanan lintas pulau ini dilakukan dengan tujuan tunggal: melakukan aktivasi rekening PIP secara mandiri agar dana bantuan pendidikan dari pemerintah dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan sekolah.

Perjuangan di Atas Kapal Sabuk Nusantara 27 Rombongan siswa ini menumpang Kapal Sabuk Nusantara 27, moda transportasi laut andalan yang menghubungkan wilayah kepulauan luar dengan ibu kota kabupaten. Perjalanan dari Pelabuhan Bonerate memakan waktu sekitar 14 jam.

Kondisi perjalanan kali ini tergolong berat lantaran cuaca di perairan Selayar sedang kurang bersahabat. Dalam foto yang diambil dari atas kapal, terlihat para siswa harus beristirahat di dek kapal dengan fasilitas seadanya, dikelilingi tas dan barang bawaan, sembari menghadapi guncangan ombak yang cukup kuat.

Wujud Komitmen Siswa dari Wilayah Terpencil Aktivasi rekening merupakan langkah administratif krusial yang harus dilakukan oleh siswa penerima manfaat. Bagi siswa di Kecamatan Pasimarannu, keterbatasan akses perbankan di wilayah kepulauan memaksa mereka untuk melakukan perjalanan jauh ke daratan.

Pihak SMAN 6 Kepulauan Selayar menyatakan bahwa keberangkatan ini merupakan bukti nyata ketangguhan siswa di wilayah kepulauan. “Meski harus menempuh belasan jam di laut dengan kondisi cuaca yang menuntut kewaspadaan tinggi, para siswa tetap berangkat dengan penuh semangat demi memastikan kelancaran program PIP ini,” ungkap pihak sekolah.

Harapan Keselamatan Saat ini, doa dan dukungan mengalir agar seluruh siswa dapat tiba di daratan dengan selamat, menyelesaikan proses aktivasi di bank tanpa kendala, dan dapat kembali ke Bonerate dengan kondisi aman dan sehat.

Perjuangan siswa dari Kecamatan Pasimarannu ini menjadi pengingat bagi banyak pihak mengenai tantangan nyata yang dihadapi peserta didik di daerah terpencil dan kepulauan dalam mengakses layanan publik dan dukungan pendidikan.

Bagikan:

Mengungkap Fakta Tanpa Fitnah