MAKASSAR, Jum’at 30/10/2026//KARYAcelebes.com :

Sebagai bagian dari pembinaan organisasi dan penyegaran kepemimpinan, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon (Danyon) Arhanud 4/Arakata Akasa Yudhaka dari Letkol Arh Andik Triayuli, S.Hub.Int., M.Tr.Mil., kepada Letkol Arh Aulia Rizkyan Mahar, S.I.P., M.Tr.Mil.
Sertijab ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus kesinambungan pengabdian dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan satuan menghadapi berbagai tantangan tugas. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Mako Yon Arhanud 4/AAY, Jl. Urip Sumoharjo, Kota Makassar. Jumat, (30/10/2026).
Dalam sambutannya, Pangdam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Letkol Arh Andik Triayuli atas dedikasi serta karya pengabdian selama memimpin satuan. “Saya yakin Kodam XIV/Hsn akan mencatat sejarah satuan ini.
Mudah-mudahan apa yang telah dikerjakan menjadi bekal pengabdian di mana pun bertugas untuk selalu memberikan karya-karya hebat. Tetaplah menjadi petarung Hasanuddin sejati, menjadi Ayam Jantan dari Timur yang selalu setia hingga akhir,” ungkapnya.
Kepada pejabat Danyon yang baru Letkol Arh Aulia Rizkyan Mahar, Pangdam berpesan agar mampu membentuk karakter prajurit melalui keteladanan, motivasi, dan inovasi. Ia juga menegaskan bahwa setiap komandan harus mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi langkah nyata serta menjaga kondusivitas wilayah. “Menjadi perwira itu harus menjadi teladan, motivator, dan inovator. Kodam XIV/Hsn dan satuan ini menunggu karya-karya hebatmu,” tegas Pangdam.
Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa setiap prajurit merupakan individu penting yang memiliki harkat, martabat, dan kehormatan sehingga tidak boleh ada tindakan yang merendahkan, termasuk kekerasan terhadap bawahan.
Seorang pemimpin dan senior harus mampu melindungi serta membina juniornya dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan penuh tanggung jawab.
Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjaga kesiapan satuan dalam menghadapi perkembangan situasi, mencegah konflik sosial, serta memastikan negara tetap hadir dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dukungan keluarga, khususnya peran istri dalam mendampingi tugas suami, turut menjadi bagian penting dalam keberhasilan pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.